Alat
  • Harga
  1. Rumah
  2. eSign PDF
  3. Cara eSign PDF
  4. Cara Menggunakan Fitur Pemantau Aktivitas eSign
how-to-use-esign-activity-tracking-feature

Cara Menggunakan Fitur Pemantau Aktivitas eSign

oleh Jen

Kamu juga dapat membaca artikel ini di Jerman, Inggris, Spanyol, Prancis, Italia, Portugis dan Rusia.

Setelah kamu mengirimkan permintaan tanda tangan ke satu atau beberapa orang, pekerjaan sesungguhnya untuk melacak tanda tangan dimulai.

Cukup sederhana untuk menandatangani dokumen dan mengirimkannya ke orang lain untuk menandatanganinya, tetapi apa yang terjadi setelah itu? Untuk memastikan semua penandatangan dokumen tepat waktu dan mengecek aktivitas dokumen kapan pun kamu inginkan, alat eSign dari Smallpdf memiliki fitur pemantau dokumen dengan kronologi aktivitas.

Cara Menggunakan Kronologi Aktivitas eSign

 

Setelah kamu menandatangani dokumen dan/atau mengundang penandatangan untuk menandatangani PDF, kamu dapat melihat detail dokumen, termasuk status dan penandatangan yang terlibat, di panel sebelah kanan.

2021-11-08 – Cara Menggunakan Fitur Pemantau Aktivitas eSign – Alat eSign

Selanjutnya, cukup klik tombol "Aktivitas" dan kamu dapat melihat seluruh aktivitas pada dokumen tersebut mulai dari pertama kali kamu mengerjakannya. Bagus, kan?!

2021-11-08 – Cara Menggunakan Fitur Pemantau Aktivitas eSign – Tombol Aktivitas

Fitur ini tidak hanya membantu kamu melacak semua aktivitas dokumen, namun juga meningkatkan keamanan untukmu dan penandatangan, sehingga kamu tahu persis siapa yang menerima dan menandatangani dokumen kamu. Kamu memiliki lebih banyak kontrol!

2021-11-08 – Cara Menggunakan Fitur Pemantau Aktivitas eSign – Halaman Aktivitas

Setiap kali kamu ingin kembali meninjau aktivitas dokumen, cukup klik dokumen dan lihat kronologi aktivitasnya. Memantau tanda tangan dan aktivitas dokumen tidak pernah semudah ini. Dan terlebih lagi, kamu dapat menantikan fitur pemantau aktivitas yang lebih berguna di masa yang akan datang!

Siap untuk memulai dengan alat eSign paling sederhana di dunia? Yuk tunggu apa lagi!

Artikel diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Marcelina

Jennifer Rees
Jen
Penulis UX